Senin–Sabtu 08.00–17.00 WIB Bandar Lampung · Metro · Bandar Jaya
Flash Sale Hemat s/d 40% · 14 produk promo 5h051033 Lihat
Cek Servis & Voucher
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Cara Setting Access Door: Wiring Kunci Magnet, Daftar Kartu dan Sidik Jari, Exit Button
Tutorial

Cara Setting Access Door: Wiring Kunci Magnet, Daftar Kartu dan Sidik Jari, Exit Button

Oleh Tim SLASH CCTV ·

Panduan pemasangan dan setting access door standalone untuk kantor atau ruang khusus: komponen, skema pengkabelan EM lock dan exit button, pendaftaran admin dan pengguna, pengaturan waktu buka, dan pengujian.

Access door membuat pintu hanya bisa dibuka oleh orang yang berhak, dengan kartu, PIN, sidik jari, atau wajah, dan Anda tidak perlu mengganti kunci setiap ada karyawan keluar. Panduan ini membahas sistem standalone (pembaca sekaligus pengontrol dalam satu perangkat) yang paling umum untuk kantor kecil, ruang server, dan kos.

Komponen yang dibutuhkan

  • Pembaca/kontroler standalone (kartu, PIN, sidik jari, atau kombinasi).
  • Kunci elektrik: EM lock (magnet) untuk pintu kaca/kayu yang menutup rapat, atau drop bolt untuk pintu kaca frameless. Pintu kayu dengan kusen tebal bisa memakai electric strike.
  • Exit button untuk membuka dari dalam, dan break glass / tombol darurat untuk keadaan darurat.
  • Power supply 12V DC khusus access control, idealnya dengan cadangan baterai agar pintu tetap terkendali saat listrik padam.
  • Kabel: 4–6 inti untuk pembaca dan kunci, ditambah bracket kunci sesuai jenis pintu.
Perhatian: Pilih perilaku kunci saat listrik padam dengan sadar. EM lock bersifat fail-safe (terbuka saat mati listrik); cocok untuk jalur evakuasi. Drop bolt umumnya fail-secure (tetap terkunci). Untuk ruang berpenghuni, pastikan selalu ada jalan keluar darurat.

Skema pengkabelan dasar

  1. Power supply: +12V dan GND ke pembaca (terminal daya) dan ke kunci melalui relay pembaca.
  2. EM lock: tersambung ke terminal relay NC (normally closed), karena magnet harus terus mendapat arus saat pintu terkunci dan terputus saat pintu dibuka.
  3. Drop bolt / electric strike (fail-secure): tersambung ke terminal NO (normally open) sehingga baru dialiri saat perintah buka.
  4. Exit button: ke terminal BUTTON/PUSH dan GND pada pembaca; menekan tombol memutus/mengaktifkan relay tanpa kartu.
  5. Bel dan alarm (opsional) ke terminal masing-masing.

Selalu ikuti diagram pada buku manual perangkat Anda; nama terminal bisa berbeda antar merek. Uji dengan multimeter sebelum menyalakan seluruh sistem.

Setting awal di pembaca

  1. Nyalakan sistem. Masuk mode pemrograman dengan kode admin bawaan (ada di manual), lalu segera ganti kode admin.
  2. Daftarkan kartu admin/master (biasanya tersedia di dalam dus) untuk mempermudah penambahan pengguna tanpa PIN.
  3. Atur waktu buka pintu (door open time), umumnya 3–5 detik; terlalu lama membuat orang lain ikut masuk.
  4. Pilih mode verifikasi: kartu saja, PIN saja, kartu + PIN (lebih aman untuk ruang server), atau sidik jari.
  5. Aktifkan alarm pintu terbuka terlalu lama (door sensor) bila pintunya dipasangi sensor magnet.

Mendaftarkan pengguna

  • Kartu: masuk mode tambah pengguna → tempelkan kartu → beri nomor ID → keluar. Catat nomor ID dan nama pemegangnya di daftar.
  • Sidik jari: daftarkan jari yang sama 2–3 kali sesuai instruksi, gunakan jari yang jarang lecet (telunjuk atau jari tengah), dan daftarkan jari cadangan.
  • Untuk menghapus pengguna keluar: hapus berdasarkan nomor ID, itulah gunanya daftar tadi.
Tips: Untuk lebih dari 20–30 pengguna atau beberapa pintu, gunakan access controller berbasis jaringan dengan software; menambah dan mencabut akses jadi terpusat dari komputer, dan riwayat keluar-masuk tersimpan.

Pengujian sebelum serah terima

  • Kartu terdaftar membuka pintu; kartu asing ditolak.
  • Exit button membuka pintu; break glass memutus kunci.
  • Cabut listrik: perilaku kunci sesuai rencana (fail-safe/fail-secure) dan baterai cadangan mengambil alih.
  • Pintu menutup rapat dan magnet menempel penuh (EM lock harus menahan kuat, bukan "nempel setengah").

Pertanyaan yang sering diajukan

Bisa dibuka dari HP?

Untuk standalone, tidak. Bila ingin buka dari HP dan riwayat akses, pilih smart door lock berbasis aplikasi atau access controller berjaringan.

Kartu bisa diduplikasi?

Kartu jenis lama (frekuensi rendah) mudah digandakan. Untuk area sensitif, pilih kartu terenkripsi atau kombinasi kartu + PIN / sidik jari.

Berapa lama pemasangan satu pintu?

Umumnya 2–4 jam termasuk penarikan kabel dan pendaftaran pengguna awal.

Perlu bantuan teknisi? Tim SLASH CCTV melayani pemasangan access door & access control di Bandar Lampung, Metro, Bandar Jaya, dan seluruh Lampung — jadwalkan survei gratis atau cek status servis Anda.

Butuh CCTV untuk rumah?

Tenang meninggalkan rumah: lihat teras, pintu, dan keluarga langsung dari HP — saat di kantor, di jalan, atau mudik.

Lihat paket
#access door#setting access control#em lock#exit button#kartu akses#tutorial
Bermanfaat? Bagikan ke teman atau keluarga:
Bagikan

Bagian mana yang paling Anda khawatirkan?

Halaman depan, pintu belakang, atau kasir — ceritakan dulu, biar titik kameranya pas. Survei gratis, lalu kami yang pasang dan kami yang jaga.

Hitung Biaya

Kami yang pasang, kami yang jaga

  • Teknisi datang dari cabang terdekat
  • Voucher 1× kunjungan gratis, radius 15 km
  • Garansi bisa diklaim di cabang mana pun
Selengkapnya
Sudah pernah dilayani SLASH CCTV? Beri bintang dulu, lalu ceritakan pengalaman Anda.
0 produk dipilih Bandingkan