Hiview RG59+2C adalah kabel coaxial RG59 yang sudah digabung dua inti power untuk kamera analog HD. Ini spesifikasi resmi, batas pemakaiannya, dan tips menarik kabel yang rapi.
Hiview RG59+2C adalah kabel coaxial RG59 75 ohm yang sudah digabung dengan dua inti kabel power (merah dan hitam), sehingga video dan listrik 12 V kamera analog cukup ditarik dalam satu jalur. Kabel ini ditujukan untuk instalasi CCTV analog HD (AHD, TVI, CVI) di rumah, toko, dan gudang. Keunggulannya adalah shield anyaman 80%, jaket PVC tahan UV untuk luar ruang, dan kemasan gulungan kayu yang memudahkan penarikan.
Spesifikasi resmi Hiview RG59+2C
Angka berikut diambil dari halaman produk dan datasheet RG59+2C di situs resmi Hiview.
| Bagian | Spesifikasi |
|---|---|
| Konduktor inti | Copper clad steel (CCS), 20 AWG (0,81 mm) |
| Dielektrik | Foam PE, diameter 3,66 mm |
| Pelindung | Foil aluminium terikat + anyaman aluminium 36 AWG, cakupan 80% |
| Diameter luar coaxial | 6,00 mm, jaket PVC RoHS tahan UV |
| Kabel power | 2 inti copper clad aluminium (CCA) 7 x 0,37 mm, isolasi PE merah-hitam |
| Impedansi | 75 ± 3 ohm |
| Kecepatan rambat | 83% |
| Rating tegangan | Di bawah 80 V |
| Bandwidth | Lebih dari 3,0 GHz |
| Kemasan | 50 m, 100 m, 300 m di gulungan kayu |
Datasheet juga memuat redaman maksimum per 100 m, misalnya 6,39 dB pada 55 MHz, 11,77 dB pada 211 MHz, dan 26,52 dB pada 1000 MHz. Nomor part yang tercantum (RG59-50, RG59-100, RG59-300) berwarna putih, walau halaman fitur menyebut jaket hitam dan putih tersedia.
Apa arti "+2C" di lapangan?
Pada instalasi analog tanpa kabel gabungan, teknisi biasanya menarik coaxial dan kabel listrik terpisah lalu mengikatnya. Hasilnya sering berantakan dan kabel listrik mudah tertarik lepas. Dengan RG59+2C, dua jalur itu sudah menempel dalam satu selubung, sehingga satu tarikan cukup untuk satu kamera. Di ujung perekam, coaxial masuk ke BNC DVR, dan kabel merah-hitam ke terminal power supply terpusat.
Rating tegangan di bawah 80 V berarti kabel power ini untuk arus searah 12 V kamera, bukan untuk listrik PLN 220 V. Jangan pernah memakai inti merah-hitam untuk menyambung stop kontak.
Kelebihan dan keterbatasan
Kelebihan
- Pemasangan lebih cepat dan rapi karena video dan daya satu jalur.
- Foil ditambah anyaman membantu meredam gangguan elektromagnetik, penyebab umum gambar bergaris.
- Jaket tahan UV, jadi aman untuk jalur di bawah teritisan atau menempel di dinding luar.
- Impedansi 75 ohm sesuai standar kamera dan DVR analog.
Keterbatasan
- Inti coaxial memakai CCS (baja berlapis tembaga) dan inti power memakai CCA (aluminium berlapis tembaga). Ini lazim untuk kelas harga RG59 gabungan, tetapi hambatannya lebih tinggi dari tembaga murni, sehingga tegangan di ujung kabel panjang bisa turun.
- Datasheet tidak mencantumkan jarak maksimum untuk video analog HD. Jarak aman bergantung pada kamera, mode sinyal, dan DVR yang dipakai.
- Diameter 6 mm untuk coaxial saja, ditambah kabel power, membuat pipa conduit kecil cepat penuh bila jalurnya banyak.
Tips menarik kabel RG59+2C
- Ukur rute sebenarnya, bukan jarak lurus. Tambahkan cadangan untuk naik ke plafon dan lekukan.
- Satu kamera satu tarikan; hindari sambungan di tengah. Bila terpaksa, pakai sambungan BNC yang layak dan lindungi dari air.
- Pasang konektor BNC drat yang pas untuk RG59, misalnya BNC drat silver, dan pastikan anyaman tidak menyentuh inti.
- Jauhkan jalur dari kabel listrik PLN minimal beberapa jengkal dan hindari sejajar panjang dengannya.
- Untuk jalur jauh, naikkan setelan tegangan PSU ke mode Long bila PSU mendukung, atau ukur tegangan di ujung kamera dengan multimeter.
Bila gambar tetap berbintik atau bergaris setelah pemasangan, panduan gambar CCTV bergaris dan noise membantu menelusuri sumbernya.
RG59 atau RG6?
Hiview juga menjual RG6+2C dengan inti lebih besar dan redaman lebih rendah. Untuk rumah dan ruko dengan jalur pendek sampai menengah, RG59+2C lebih lentur dan mudah dirapikan. RG6 layak dipertimbangkan untuk jalur panjang di gudang atau pabrik. Perbandingan umum ketiga jenis kabel ada di artikel kabel CCTV RG59, RG6, atau UTP.
Harga, varian, dan garansi
SLASH CCTV adalah master dealer Hiview di Lampung dan menyediakan RG59+2C dalam dua bentuk. Untuk kebutuhan sedikit, harga eceran per meter saat ini Rp 1.200.000. Untuk proyek beberapa kamera, gulungan 100 m saat ini Rp 450.000. Harga dapat berubah mengikuti stok. Katalog kami juga mencatat varian RG59 berlabel C-Series; datasheet resmi untuk varian itu belum kami temukan, jadi perbedaannya belum bisa kami jelaskan. Tanyakan ketersediaannya lewat WhatsApp.
Pertanyaan yang sering diajukan
Satu roll RG59 100 m cukup untuk berapa kamera?
Bergantung pada panjang rute tiap kamera. Pada rumah satu lantai, 100 m sering cukup untuk tiga sampai lima titik, tetapi hitung per titik sebelum membeli agar tidak ada sambungan di tengah.
Apakah RG59+2C bisa dipasang di luar ruangan?
Bisa. Jaketnya berbahan PVC tahan UV menurut datasheet. Tetap lindungi ujung konektor dari air hujan.
Apakah kabel ini mendukung kamera 5MP?
Bandwidth kabel di atas 3 GHz, jauh di atas kebutuhan video analog HD. Batasnya lebih ditentukan oleh jarak dan kemampuan kamera serta DVR.
Bolehkah kabel power-nya dipakai untuk listrik 220 V?
Tidak. Rating tegangannya di bawah 80 V, hanya untuk daya 12 V DC kamera.
Butuh penarikan kabel yang rapi?
Pelanggan di Lampung dapat meminta teknisi SLASH CCTV mengukur rute, menarik RG59+2C, dan memasang konektor sampai gambar stabil melalui layanan instalasi CCTV. Untuk luar Lampung, kabel roll maupun eceran bisa dikirim lewat ekspedisi; lihat pengiriman dan retur.
Tenang meninggalkan rumah: lihat teras, pintu, dan keluarga langsung dari HP — saat di kantor, di jalan, atau mudik.