Senin–Sabtu 08.00–17.00 WIB Bandar Lampung · Metro · Bandar Jaya
Flash Sale Hemat s/d 40% · 14 produk promo 3h164735 Lihat
Cek Servis & Voucher
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Perbedaan AHD, TVI, CVI, dan CVBS pada CCTV Analog dan Cara Ganti Mode
Panduan

Perbedaan AHD, TVI, CVI, dan CVBS pada CCTV Analog dan Cara Ganti Mode

Oleh Tim SLASH CCTV ·

AHD, TVI, dan CVI sama-sama standar CCTV analog HD lewat kabel coaxial, tetapi sinyalnya tidak saling kompatibel. Panduan ini menjelaskan bedanya, kecocokan dengan DVR/XVR hybrid, dan cara memindah mode sinyal kamera.

AHD, TVI, dan CVI adalah tiga standar CCTV analog HD yang sama-sama mengirim video beresolusi tinggi lewat kabel coaxial dan konektor BNC, tetapi cara pengodean sinyalnya berbeda sehingga perekam harus "berbicara" dengan bahasa yang sama. CVBS adalah sinyal analog generasi lama dengan resolusi di bawah 1MP. Dalam praktik, perbedaan ini jarang jadi masalah karena kebanyakan kamera sekarang bisa berganti mode dan kebanyakan DVR/XVR bersifat hybrid, asalkan mode kamera cocok dengan input perekam.

Asal-usul standar AHD, TVI, CVI, dan CVBS

Sebelum sekitar tahun 2013, CCTV analog memakai CVBS (composite video), sinyal yang sama dengan televisi tabung. Resolusinya dikenal dengan sebutan D1 atau 960H, kira-kira setara 0,5 megapiksel. Untuk ukuran sekarang, gambar CVBS terlihat buram, apalagi bila diperbesar.

Ketika pasar menuntut gambar HD tanpa harus mengganti seluruh kabel, beberapa produsen chip mengembangkan cara memadatkan video HD ke kabel coaxial yang sama:

  • HD-CVI (High Definition Composite Video Interface) dikembangkan oleh Dahua dan menjadi dasar kamera serta perekam XVR Dahua.
  • HD-TVI (High Definition Transport Video Interface) dikembangkan oleh Techpoint dan dipakai luas oleh Hikvision pada lini Turbo HD, termasuk HiLook.
  • AHD (Analog High Definition) dikembangkan oleh Nextchip dari Korea dan banyak dipakai kamera merek ekonomis maupun kamera OEM.

Ketiganya diklaim mampu membawa video 1080p hingga sekitar 500 meter pada kabel coaxial berkualitas baik. Dari luar, kamera AHD, TVI, dan CVI tampak identik; perbedaannya ada di chip pemroses di dalam kamera dan perekam.

Tabel perbedaan AHD, TVI, CVI, dan CVBS

StandarPengembangResolusi umumDipakai oleh
CVBSStandar TV lamadi bawah 1MPhampir semua DVR, termasuk yang lama
AHDNextchip1MP–8MPkamera ekonomis, OEM
HD-TVITechpoint1MP–8MPHikvision, HiLook
HD-CVIDahua1MP–8MPDahua dan XVR Dahua

Pada resolusi yang sama, kualitas gambar antarstandar hampir tidak bisa dibedakan mata awam. Ketajaman lebih ditentukan oleh sensor, lensa, dan pemrosesan gambar kamera. Jadi pertanyaan "mana yang paling bagus" kurang tepat; yang lebih penting adalah standar mana yang cocok dengan perekam Anda.

Kompatibilitas kamera dengan DVR dan XVR hybrid

Dahua menyebut perekam analognya XVR, sementara Hikvision memakai nama DVR Turbo HD. Sebagian besar perekam keluaran beberapa tahun terakhir menerima banyak standar sekaligus (sering disebut pentabrid: CVI, TVI, AHD, CVBS, plus beberapa channel IP). Namun jangan langsung berasumsi semuanya setara. Sering kali perekam menerima resolusi penuh untuk standar merek sendiri, tetapi hanya 1080p atau lebih rendah untuk standar lain. Baca bagian video input pada lembar spesifikasi sebelum membeli.

  • Kamera dan perekam satu merek adalah kombinasi paling aman: resolusi penuh, menu kamera bisa dibuka dari perekam, dan fitur deteksi berjalan normal.
  • Bila mencampur merek, pilih kamera 4-in-1 dan pastikan perekam mendukung standar yang dipilih pada resolusi yang Anda inginkan.
  • DVR lama dari era sebelum HD umumnya hanya membaca CVBS. Kamera HD tetap bisa dipakai bila diset ke CVBS, tetapi resolusinya ikut turun.

Bila Anda masih menimbang antara analog HD dan kamera jaringan, baca juga perbedaan analog DVR dan IP camera NVR serta perbandingan Hikvision dan Dahua.

Cara mengganti mode sinyal kamera CCTV analog

Kamera yang disebut "4-in-1" atau "multi-sinyal" bisa berpindah antara AHD, TVI, CVI, dan CVBS. Cara memindahnya bergantung desain kamera, dan umumnya memakai salah satu cara berikut:

  1. Kabel OSD atau joystick kecil. Sebagian kamera punya kabel pendek dengan tombol empat arah. Pada banyak model, menahan satu arah selama beberapa detik membuat kamera berpindah ke mode berikutnya. Urutan dan lama penekanan berbeda antarmerek, jadi ikuti manual kamera.
  2. Dip switch. Ada kamera yang memakai saklar kecil di dalam rumah kamera atau di ujung kabel. Posisi saklar untuk setiap standar biasanya tercetak di label atau manual.
  3. UTC (Up the Coax) dari perekam. Pada DVR/XVR yang mendukung, buka pengaturan PTZ atau kamera, pilih protokol koaksial, lalu masuk ke menu OSD kamera langsung dari layar perekam. Pada sebagian perekam, mode sinyal kamera bisa diubah dari sana.
  4. Deteksi otomatis. Beberapa kamera baru menyesuaikan mode dengan perekam secara otomatis saat pertama kali dinyalakan.

Setelah mengganti mode, matikan lalu nyalakan ulang kamera dan periksa di perekam apakah channel menampilkan resolusi yang benar. Urutan pemasangan lengkap ada di panduan cara pasang CCTV analog DVR sendiri.

Tanda mode sinyal kamera tidak cocok dengan DVR

  • Perekam menampilkan "No Video" atau "Video Loss" padahal lampu IR kamera menyala.
  • Gambar hitam-putih bergulir, bergaris, atau berkedip.
  • Gambar tampil tetapi resolusinya terbaca rendah, tanda kamera jatuh ke mode CVBS.
  • Gambar terpotong atau hanya muncul sebagian layar.

Dari pengalaman kami di lapangan, masalah "kamera baru tidak muncul di DVR" lebih sering disebabkan mode sinyal daripada kamera rusak. Periksa mode dulu sebelum mengembalikan barang.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah kamera AHD bisa dipasang ke DVR Hikvision?

Umumnya bisa pada DVR Turbo HD yang mendukung multi-standar, tetapi resolusi maksimal dan akses menu kamera bisa terbatas. Cek daftar input video pada spesifikasi DVR.

Perlukah mengganti kabel saat beralih dari CVBS ke analog HD?

Biasanya tidak. Kabel coaxial lama bisa dipakai ulang asalkan inti tembaganya baik dan tidak banyak sambungan. Kabel murah berinti non-tembaga pada tarikan panjang lebih rentan menimbulkan gangguan gambar.

Kenapa gambar hilang setelah kamera di-reset?

Reset bisa mengembalikan kamera 4-in-1 ke mode bawaan pabrik yang berbeda dengan mode sebelumnya. Ubah lagi modenya sesuai standar yang dibaca perekam.

Apakah XVR Dahua bisa membaca kamera TVI?

Sebagian besar XVR Dahua mendukung TVI dan AHD selain CVI, tetapi batas resolusinya bisa berbeda per standar. Pastikan di lembar spesifikasi model yang Anda pakai.

Bingung mencocokkan kamera dengan perekam lama?

Untuk pelanggan di Lampung, teknisi kami di Bandar Lampung, Metro, dan Bandar Jaya bisa memeriksa perekam yang sudah terpasang dan memilihkan kamera yang pasti terbaca lewat layanan service dan perbaikan CCTV. Di luar Lampung, kirim foto label DVR Anda lewat WhatsApp untuk konsultasi gratis; kamera yang cocok bisa dikirim ke seluruh Indonesia sesuai ketentuan pengiriman.

Butuh CCTV untuk rumah?

Tenang meninggalkan rumah: lihat teras, pintu, dan keluarga langsung dari HP — saat di kantor, di jalan, atau mudik.

Lihat paket
#perbedaan ahd tvi cvi#cctv ahd#hd-tvi#hd-cvi#cvbs#dvr hybrid#xvr#kamera 4 in 1
Bermanfaat? Bagikan ke teman atau keluarga:
Bagikan

Bagian mana yang paling Anda khawatirkan?

Halaman depan, pintu belakang, atau kasir — ceritakan dulu, biar titik kameranya pas. Survei gratis, lalu kami yang pasang dan kami yang jaga.

Hitung Biaya

Kami yang pasang, kami yang jaga

  • Teknisi datang dari cabang terdekat
  • Voucher 1× kunjungan gratis, radius 15 km
  • Garansi bisa diklaim di cabang mana pun
Selengkapnya
Sudah pernah dilayani SLASH CCTV? Beri bintang dulu, lalu ceritakan pengalaman Anda.
0 produk dipilih Bandingkan