Senin–Sabtu 08.00–17.00 WIB Bandar Lampung · Metro · Bandar Jaya
Flash Sale Hemat s/d 40% · 14 produk promo 3h164838 Lihat
Cek Servis & Voucher
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Power Supply CCTV: Adaptor per Kamera vs PSU Terpusat dan Cara Hitung
Panduan

Power Supply CCTV: Adaptor per Kamera vs PSU Terpusat dan Cara Hitung

Oleh Tim SLASH CCTV ·

Catu daya yang pas membuat kamera stabil siang dan malam. Panduan ini membandingkan adaptor per kamera dengan PSU box terpusat, menunjukkan cara menghitung ampere, dan menjelaskan tegangan drop pada kabel panjang.

Untuk satu sampai tiga kamera, adaptor 12V per kamera sudah cukup; untuk empat kamera ke atas, power supply terpusat (PSU box) lebih rapi, lebih mudah dirawat, dan bisa dilengkapi pengaman per jalur. Kuncinya ada tiga: jumlahkan arus seluruh kamera, tambahkan cadangan sekitar 30%, dan perhitungkan tegangan yang turun di sepanjang kabel.

Adaptor per kamera vs PSU box terpusat

AspekAdaptor per kameraPSU box terpusat
Letakdekat kamera, butuh stopkontak di tiap titiksatu tempat, biasanya dekat DVR
Kerapianadaptor tersebarsatu kotak, jalur berlabel
Bila rusakhanya satu kamera matibisa semua, kecuali tiap jalur berpengaman
Perawatansulit dilacakmudah dicek dan diukur
Cocok untuk1–3 kamera atau titik berjauhan4 kamera ke atas

PSU box yang baik memiliki sekering atau pengaman terpisah untuk setiap jalur keluaran. Bila satu kamera korslet, hanya jalur itu yang putus, kamera lain tetap hidup. Keuntungan lain, PSU box bisa diletakkan bersama DVR di satu stopkontak yang dilindungi UPS, sehingga seluruh sistem tetap merekam saat listrik padam sebentar.

Cara menghitung kebutuhan ampere power supply CCTV

  1. Lihat label atau spesifikasi kamera. Cari konsumsi maksimum, misalnya "12V DC, maks 4,8 W" atau "maks 0,4 A".
  2. Bila tertulis watt, ubah ke ampere dengan membagi 12. Contoh: 4,8 W dibagi 12 V sama dengan 0,4 A.
  3. Pakai angka maksimum, yaitu saat IR atau lampu putih menyala di malam hari, bukan angka siang.
  4. Jumlahkan arus semua kamera yang akan disambung ke PSU tersebut.
  5. Kalikan 1,3 sebagai cadangan agar PSU tidak bekerja di batas dan tetap sejuk.
  6. Pilih PSU dengan kapasitas standar di atas hasil hitungan, dan pertimbangkan ruang untuk tambah kamera.

Contoh: 8 kamera masing-masing 0,4 A menghasilkan 3,2 A. Dengan cadangan 30% menjadi sekitar 4,2 A, sehingga PSU 5 A sudah memadai. Bila ada rencana tambah kamera atau memakai kamera full color dan dual light yang lebih boros di malam hari, PSU 10 A lebih aman.

Tegangan drop pada kabel CCTV yang panjang

Setiap kabel punya hambatan. Arus yang lewat membuat sebagian tegangan hilang di kabel, sehingga kamera di ujung menerima kurang dari 12 V. Rumus kasarnya: tegangan hilang sama dengan arus dikali hambatan total, dan hambatan total dihitung dari panjang kabel dikali dua (jalur pergi dan pulang).

Contoh: kabel daya tembaga 0,5 mm² memiliki hambatan sekitar 0,035 ohm per meter. Kamera berjarak 50 meter berarti panjang total 100 meter atau sekitar 3,5 ohm. Dengan arus 0,5 A, tegangan yang hilang sekitar 1,75 V, sehingga kamera hanya menerima sekitar 10,3 V. Pada kabel CCA, penurunannya lebih besar lagi.

Gejala yang sering kami temui di lapangan: siang hari gambar normal, tetapi begitu malam dan IR menyala, arus naik, tegangan turun, lalu kamera mati-hidup atau gambarnya hilang. Solusinya antara lain:

  • Gunakan kabel daya dengan penampang lebih besar dan berbahan tembaga murni.
  • Letakkan PSU lebih dekat ke kelompok kamera yang jauh.
  • Pakai PSU yang tegangannya bisa disetel sedikit di atas 12 V, dengan hati-hati agar kamera yang dekat tidak kelebihan tegangan.
  • Untuk sistem IP, pertimbangkan PoE yang menyalurkan daya dengan tegangan lebih tinggi.

12V DC vs 24V AC: kapan dipakai?

Hampir semua kamera fixed memakai 12V DC. Kamera PTZ analog, terutama yang berukuran besar dengan motor, pemanas, atau IR jarak jauh, banyak yang memakai 24V AC dari trafo. Dengan daya yang sama, tegangan lebih tinggi berarti arus lebih kecil sehingga penurunan tegangan di kabel lebih ringan. Banyak PTZ modern menerima beberapa pilihan, misalnya 12V DC, 24V AC, atau PoE, jadi baca labelnya. Jangan pernah menyambungkan 24V ke kamera 12V; kerusakannya biasanya permanen dan tidak ditanggung garansi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bolehkah satu adaptor 12V 2A dipakai untuk 4 kamera dengan kabel cabang?

Secara arus mungkin cukup, tetapi nyaris tanpa cadangan dan tanpa pengaman per kamera. Bila satu jalur bermasalah, semua kamera ikut terganggu. Untuk empat kamera, PSU box lebih dianjurkan.

Kenapa kamera CCTV mati hanya pada malam hari?

Penyebab paling umum adalah daya tidak cukup saat IR menyala, baik karena PSU terlalu kecil, adaptor melemah, maupun tegangan drop di kabel panjang. Ukur tegangan di ujung kamera saat malam.

Apakah PSU box perlu dipasang UPS?

Sangat disarankan, bersama DVR atau NVR, agar rekaman tidak putus saat listrik padam dan perangkat terlindung dari lonjakan tegangan.

Bisakah PoE menggantikan power supply?

Untuk IP camera, ya. Switch PoE atau NVR ber-PoE menyalurkan daya lewat kabel LAN, sehingga PSU dan adaptor terpisah tidak diperlukan.

Kamera sering mati-hidup? Periksa catu dayanya

PSU box, adaptor, dan aksesoris kelistrikan CCTV tersedia di daftar harga aksesoris. Untuk pelanggan di Bandar Lampung, Metro, dan Bandar Jaya, teknisi kami bisa mengukur tegangan di tiap kamera dan merapikan jalur daya lewat layanan service CCTV. Dari luar Lampung, konsultasikan hitungan daya Anda lewat WhatsApp secara gratis; perangkatnya bisa dikirim sesuai ketentuan pengiriman.

Butuh CCTV untuk rumah?

Tenang meninggalkan rumah: lihat teras, pintu, dan keluarga langsung dari HP — saat di kantor, di jalan, atau mudik.

Lihat paket
#power supply cctv#psu cctv terpusat#adaptor cctv 12v#menghitung ampere cctv#tegangan drop cctv#24v ac ptz
Bermanfaat? Bagikan ke teman atau keluarga:
Bagikan

Bagian mana yang paling Anda khawatirkan?

Halaman depan, pintu belakang, atau kasir — ceritakan dulu, biar titik kameranya pas. Survei gratis, lalu kami yang pasang dan kami yang jaga.

Hitung Biaya

Kami yang pasang, kami yang jaga

  • Teknisi datang dari cabang terdekat
  • Voucher 1× kunjungan gratis, radius 15 km
  • Garansi bisa diklaim di cabang mana pun
Selengkapnya
Sudah pernah dilayani SLASH CCTV? Beri bintang dulu, lalu ceritakan pengalaman Anda.
0 produk dipilih Bandingkan