Ulasan TP-Link Omada EAP110, access point plafon 2,4 GHz untuk kos, warung, dan kantor kecil: spesifikasi resmi, batas kemampuannya, cara menata beberapa unit, dan harganya di SLASH CCTV.
TP-Link Omada EAP110 adalah access point plafon 2,4 GHz berkecepatan hingga 300 Mbps untuk kos, warung kopi, klinik kecil, atau kantor yang butuh Wi-Fi rapi dengan anggaran terbatas. Kelebihannya: daya lewat satu kabel LAN dengan adaptor passive PoE yang sudah disertakan, dukungan hingga delapan SSID, dan bisa dikelola terpusat bersama perangkat Omada lain.
Spesifikasi TP-Link Omada EAP110
Data bersumber dari halaman resmi Omada untuk EAP110. Halaman tersebut memuat versi perangkat keras V4 dan V5; spesifikasi di bawah adalah yang tercantum saat ini.
| Parameter | Nilai resmi |
|---|---|
| Standar dan frekuensi | IEEE 802.11n/g/b, 2,4 GHz saja |
| Kecepatan nirkabel | Hingga 300 Mbps (11n) |
| Antena | 2 × 4 dBi omni internal |
| Cakupan dan klien | Sekitar 60 m² (uji lab), 100+ klien bersamaan |
| Port | 1 × Fast Ethernet (10/100) RJ45 |
| Catu daya | Passive PoE 24V, adaptor PoE disertakan |
| Konsumsi daya maksimum | 2,8 W |
| Fitur nirkabel | Hingga 8 SSID, jadwal Wi-Fi, rate limit, isolasi klien, SSID ke VLAN |
| Keamanan | Captive portal, filter MAC, deteksi rogue AP, 802.1X, WPA/WPA2 |
| Manajemen | Web, aplikasi Omada, Omada Hardware/Software Controller |
| Dimensi | 189,5 × 170,5 × 29,7 mm, kit plafon/dinding disertakan |
Kelebihan dan keterbatasan EAP110
Dari sisi spesifikasi, EAP110 menawarkan fitur kelas bisnis yang biasanya tidak ada di router rumahan: banyak SSID, pemetaan SSID ke VLAN, captive portal untuk tamu, dan pengelolaan terpusat. Konsumsi dayanya kecil, sehingga ringan untuk UPS.
Keterbatasannya juga jelas. EAP110 hanya bekerja di 2,4 GHz dan portnya 10/100 Mbps. Artinya, throughput riil satu unit tidak akan melampaui sekitar 100 Mbps dan pita 2,4 GHz mudah padat di lingkungan ramai. Catu dayanya passive 24V, bukan PoE standar 802.3af/at, sehingga switch PoE standar tidak bisa langsung menghidupkannya. Gunakan adaptor bawaan atau injector passive 24V yang sesuai.
Cocok dipasang di mana
- Kos-kosan dan kontrakan: satu unit per lorong, SSID khusus penghuni dengan isolasi klien agar antarpenghuni tidak saling melihat perangkat.
- Warung kopi dan rumah makan: SSID tamu dengan captive portal atau voucher, dijadwalkan mati di luar jam buka.
- Kantor kecil dengan paket internet hingga 100 Mbps, di mana kebutuhan utamanya jangkauan merata, bukan kecepatan tinggi per perangkat.
- Area gudang atau pos jaga yang hanya perlu Wi-Fi untuk ponsel petugas dan beberapa kamera Wi-Fi 2,4 GHz. Konsumsi daya 2,8 W juga ringan bila AP ikut disokong UPS bersama NVR.
Tips penempatan dan setting EAP110
- Pasang di plafon, di tengah area pengguna. Posisi di tengah ruangan lebih efektif daripada di sudut dinding.
- Jalankan kabel UTP dari switch ke adaptor PoE, lalu dari port PoE adaptor ke EAP. Panjang kabel tetap mengikuti batas Ethernet 100 m.
- Bila memasang lebih dari satu unit, atur kanal berbeda yang tidak saling tumpang tindih (1, 6, 11) dan turunkan daya pancar agar klien tidak menempel ke AP yang jauh.
- Pisahkan SSID staf dan tamu, lalu petakan ke VLAN berbeda bila switch Anda mendukung VLAN. Langkah dasarnya kami bahas di cara setting access point Wi-Fi kantor.
- Untuk lokasi dengan beberapa AP, kelola lewat Omada Software Controller atau aplikasi Omada agar konfigurasi seragam.
EAP110 dibanding EAP225 dan EAP610
Bila penggunanya banyak atau paket internet di atas 100 Mbps, lompatannya ke EAP225 yang dual band dengan port gigabit dan mendukung PoE standar 802.3af/at. Untuk kantor yang sudah memakai laptop dan ponsel Wi-Fi 6, EAP610 memberi kapasitas lebih besar. EAP110 tetap masuk akal sebagai AP 2,4 GHz sederhana dengan biaya paling rendah di keluarga Omada.
Harga EAP110 di SLASH CCTV
Harga TP-Link Omada EAP110 di SLASH CCTV saat ini Rp 420.000 Rp 460.000 (harga dapat berubah mengikuti stok). Produk dijual dengan garansi resmi distributor; ketentuan klaim dapat dibaca di halaman garansi. Daftar perangkat jaringan lainnya ada di harga networking.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah EAP110 bisa dicolok ke switch PoE biasa?
EAP110 memakai passive PoE 24V, bukan standar 802.3af/at. Switch PoE standar tidak akan menyalakannya; gunakan adaptor PoE bawaan.
Apakah EAP110 mendukung 5 GHz?
Tidak. EAP110 hanya bekerja di pita 2,4 GHz dengan kecepatan hingga 300 Mbps.
Apakah EAP110 bisa membuat Wi-Fi tamu dengan login voucher?
Bisa. Captive portal tercantum di spesifikasi dan dikelola melalui Omada controller.
Berapa SSID yang bisa dibuat di EAP110?
Hingga delapan SSID, masing-masing dapat dipetakan ke VLAN berbeda.
Butuh Wi-Fi kantor yang rapi di Lampung?
Tim instalasi jaringan SLASH CCTV melayani survei titik AP, penarikan kabel, hingga setting SSID dan VLAN untuk kos, kafe, dan kantor di Bandar Lampung, Metro, dan Bandar Jaya. Di luar Lampung, EAP110 dapat dikirim lewat ekspedisi dan dikonsultasikan via WhatsApp.
Pantau kasir, rak, dan gudang dari HP. Kurangi selisih stok dan punya bukti saat terjadi masalah.