Angka milimeter pada lensa CCTV menentukan seberapa lebar dan seberapa jauh kamera melihat. Panduan ini membandingkan 2.8mm, 3.6mm, 6mm, serta varifocal dengan contoh pemakaian nyata.
Lensa 2.8mm memberi sudut pandang paling lebar, sekitar 100 derajat, dan cocok untuk teras atau ruangan yang objeknya dekat, sedangkan 3.6mm sedikit lebih sempit, sekitar 80–90 derajat, tetapi objek di jarak menengah tampak lebih besar. Aturannya sederhana: makin besar angka milimeter, makin sempit sudutnya dan makin jauh objek yang masih bisa dikenali.
Kenapa angka milimeter menentukan sudut pandang CCTV
Angka 2.8mm, 3.6mm, atau 6mm adalah panjang fokus (focal length) lensa. Lensa pendek "menyebar" gambar ke area yang lebar sehingga setiap objek mendapat sedikit piksel. Lensa panjang memusatkan piksel ke area sempit sehingga objek jauh tampak besar. Sudut pastinya juga dipengaruhi ukuran sensor, jadi dua kamera berlensa 2.8mm dari merek berbeda bisa selisih beberapa derajat. Lihat angka FOV (field of view) pada spesifikasi untuk angka persisnya.
Tabel perbandingan lensa CCTV 2.8mm, 3.6mm, 6mm, dan lainnya
| Lensa | Sudut horizontal ± | Wajah jelas (2MP) hingga ± | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| 2.8mm | 100–110° | 3 m | teras, ruang tamu, kasir |
| 3.6mm | 80–90° | 4 m | toko, garasi, ruang kerja |
| 6mm | 50–55° | 7–8 m | lorong, pintu masuk jauh |
| 8mm | ± 40° | 10 m | gerbang, jalan masuk |
| 12mm | ± 27° | 15 m | titik sempit di kejauhan |
Angka jarak dihitung untuk kamera 2MP dengan patokan identifikasi sekitar 250 piksel per meter. Pada kamera 4MP, jaraknya bertambah kira-kira sepertiga. Di luar jarak tersebut, orang masih terlihat, tetapi wajahnya belum tentu bisa dipastikan.
2.8mm vs 3.6mm untuk rumah: mana yang dipilih?
Untuk rumah tinggal umumnya kami memakai 2.8mm di teras, carport, dan ruang dalam, karena jarak orang ke kamera jarang lebih dari 4–5 meter dan area yang tertangkap lebih banyak. Lensa 3.6mm lebih cocok bila ruangan memanjang, misalnya toko dengan kasir di ujung, atau garasi yang pintunya cukup jauh dari titik kamera. Selisih keduanya tidak drastis; yang lebih berpengaruh adalah posisi pemasangan. Kamera berlensa lebar yang dipasang dekat pintu masuk sering lebih berguna daripada kamera berlensa panjang di pojok ruangan.
Contoh pemilihan lensa sesuai lokasi
- Teras dan pintu depan: 2.8mm, tinggi sekitar 2,5–3 meter, diarahkan ke jalur orang masuk agar wajah tertangkap dari depan.
- Lorong panjang: 6mm dari ujung lorong. Sebagian kamera punya mode koridor yang memutar gambar menjadi tegak sehingga piksel tidak terbuang ke dinding.
- Gerbang: kombinasi dua kamera. Satu berlensa lebar untuk konteks halaman, satu lagi 6mm atau varifocal diarahkan tepat ke titik orang dan kendaraan melambat.
- Area parkir: 4MP dengan lensa 3.6–6mm, atau varifocal, bergantung luas area dan jarak ke jalur keluar-masuk.
- Kasir: 2.8mm dari atas dan sedikit di belakang kasir agar meja, laci uang, dan wajah pembeli sama-sama masuk.
Lensa varifocal dan motorized zoom
Lensa varifocal bisa diatur panjang fokusnya, misalnya dari 2.7mm hingga 13.5mm. Versi manual diatur dengan memutar tuas atau sekrup pada lensa saat pemasangan, sehingga teknisi bisa menyesuaikan sudut dengan kondisi nyata. Versi motorized diatur dari perekam atau aplikasi dan umumnya dilengkapi fokus otomatis, sehingga sudut bisa diubah kemudian tanpa naik tangga.
Keduanya berguna bila jarak objek belum pasti atau lokasi sering berubah fungsi. Namun perlu diingat, varifocal bukan kamera PTZ: arah kamera tetap, yang berubah hanya lebar gambarnya. Harganya juga lebih tinggi dari kamera berlensa tetap.
Kesalahan umum saat memilih ukuran lensa CCTV
- Memakai 2.8mm untuk memantau gerbang yang berjarak 10 meter lebih, sehingga orang hanya tampak sebagai sosok kecil.
- Memakai lensa panjang di ruangan sempit, sehingga banyak bagian ruangan tidak terekam.
- Mengabaikan distorsi di tepi gambar lensa lebar. Objek penting sebaiknya berada di tengah bingkai.
- Lupa bahwa lensa panjang lebih peka terhadap getaran. Braket dan dinding harus kokoh.
- Tidak memeriksa jangkauan IR. Lensa 8mm yang bisa melihat 20 meter tidak berguna di malam hari bila IR kamera hanya menjangkau 15 meter.
Soal kepadatan piksel, uraian lengkapnya ada di panduan memilih CCTV untuk rumah. Untuk usaha dengan area pantau yang beragam, lihat juga solusi CCTV toko dan usaha.
Pertanyaan yang sering diajukan
Lensa 2.8mm atau 3.6mm yang lebih bagus untuk rumah?
Untuk kebanyakan rumah, 2.8mm lebih praktis karena jarak objek dekat dan area yang tertangkap lebih luas. Pilih 3.6mm bila titik yang dipantau berada 4–6 meter dari kamera.
Bisakah lensa kamera CCTV diganti setelah dibeli?
Pada kamera modern umumnya tidak praktis karena lensa terpasang di dalam rumah kamera yang tertutup. Bila ragu soal jarak, lebih aman memilih varifocal sejak awal.
Berapa ukuran lensa kamera Wi-Fi?
Kamera Wi-Fi rumahan umumnya memakai lensa di kisaran 2.8–4mm. Sebagian model terbaru punya dua lensa, satu lebar dan satu tele, dalam satu bodi.
Apakah lensa lebih panjang membuat gambar lebih tajam?
Tidak lebih tajam, hanya lebih sempit. Objek di kejauhan tampak lebih besar karena piksel dipusatkan ke area yang lebih kecil.
Serahkan pemilihan lensa pada teknisi saat survei
Memilih lensa paling tepat dilakukan di lokasi, dengan melihat langsung jarak dan jalur orang lewat. Di Lampung, jadwalkan survei untuk wilayah Bandar Lampung, Metro, atau Bandar Jaya melalui jadwal survei. Di luar Lampung, kirim foto area dan perkiraan jarak lewat kontak kami; kami bantu memilih lensa dan mengirim kamera melalui ekspedisi ke alamat Anda.
Tenang meninggalkan rumah: lihat teras, pintu, dan keluarga langsung dari HP — saat di kantor, di jalan, atau mudik.