Harddisk yang tidak terbaca DVR/NVR bisa disebabkan kabel, belum diinisialisasi, tidak kompatibel, atau memang rusak. Panduan ini membedakan keempatnya dan menunjukkan kapan harddisk harus diganti.
Harddisk CCTV yang tidak terdeteksi paling sering disebabkan kabel SATA atau kabel power di dalam DVR yang longgar, sedangkan status "Uninitialized" berarti harddisk terbaca tetapi belum diformat oleh perekam. Keduanya bisa diatasi sendiri dalam beberapa menit. Bila statusnya "Error" atau "Abnormal" dan tetap muncul setelah diformat ulang, besar kemungkinan harddisknya rusak dan perlu diganti.
Arti status harddisk di DVR/NVR
Hampir semua perekam menampilkan status harddisk di menu penyimpanan. Nama menunya berbeda antarmerek dan versi firmware, misalnya Storage, HDD Management, atau HDD Manager, tetapi statusnya kurang lebih seperti ini:
| Status | Artinya | Tindakan |
|---|---|---|
| Daftar harddisk kosong | Harddisk tidak terbaca sama sekali | Cek kabel SATA dan power |
| Uninitialized / Unformatted | Terbaca, belum diformat perekam | Inisialisasi atau format |
| Normal | Siap dipakai merekam | Cek jadwal rekaman |
| Error / Abnormal | Gagal dibaca atau ditulis | Format ulang, lalu uji kesehatan |
| Kapasitas tidak sesuai | Melebihi batas perekam | Cek spesifikasi maksimal DVR |
Penyebab harddisk CCTV tidak terdeteksi
1. Kabel SATA atau power kendur
Getaran saat DVR dipindah, dibersihkan, atau sekadar pemuaian karena panas bisa membuat konektor bergeser sedikit. Ini penyebab yang paling sering kami temui dan yang paling murah diperbaiki.
2. Harddisk bekas PC atau laptop
Harddisk dari komputer masih membawa partisi dan format lama. Perekam CCTV tidak membaca format Windows; ia memakai sistem berkasnya sendiri. Karena itu harddisk bekas biasanya muncul sebagai "Uninitialized" dan harus diformat oleh DVR. Selain itu, harddisk desktop biasa dirancang untuk beberapa jam pemakaian per hari, bukan rekaman 24 jam nonstop, sehingga umurnya cenderung lebih pendek di perekam.
3. Kapasitas atau jenis tidak didukung
Setiap DVR punya batas kapasitas per slot. Harddisk yang lebih besar dari batas itu bisa tidak terbaca atau terbaca sebagian. Periksa lembar spesifikasi perekam Anda sebelum membeli harddisk baru.
4. Bad sector atau kerusakan mekanis
Bunyi klik berulang, harddisk sering hilang-muncul, atau status Error setelah diformat adalah tanda harddisk mulai rusak.
Cara mengatasi harddisk CCTV tidak terdeteksi
- Matikan DVR dan cabut listriknya. Jangan membuka casing saat perekam masih menyala.
- Buka casing dan periksa dua kabel. Lepas lalu pasang kembali kabel data SATA dan kabel power ke harddisk hingga benar-benar rapat. Pastikan kabel tidak tertekuk tajam atau terjepit.
- Nyalakan kembali dan dengarkan. Harddisk sehat berputar halus. Bila tidak ada suara sama sekali, coba kabel power lain bila tersedia.
- Buka menu penyimpanan. Pada Hikvision/HiLook umumnya di Storage lalu Storage Device; pada Dahua umumnya di Storage lalu HDD Manager. Letaknya bisa berbeda di firmware lain.
- Inisialisasi atau format. Centang harddisk lalu pilih Init atau Format. Proses ini menghapus semua isi harddisk, jadi backup dulu rekaman penting bila harddisk masih bisa dibaca.
- Uji kesehatan bila tersedia. Sebagian perekam punya menu S.M.A.R.T. atau HDD Detect untuk memeriksa bad sector. Bila hasilnya buruk, ganti harddisk.
- Pastikan rekaman berjalan. Setelah status Normal, cek jadwal rekaman dan putar ulang beberapa menit terakhir.
Jika harddisk sudah Normal tetapi rekaman tetap kosong, masalahnya kemungkinan ada di jadwal rekaman atau harddisk penuh. Bahasan itu sudah kami tulis di DVR tidak merekam.
Memilih harddisk pengganti yang tepat
Untuk perekam yang menyala 24 jam, pilih harddisk kelas surveillance, misalnya seri WD Purple atau Seagate SkyHawk. Harddisk jenis ini dirancang untuk penulisan terus-menerus dari banyak kamera sekaligus. Soal ukuran, sesuaikan dengan jumlah kamera dan berapa hari rekaman yang ingin disimpan; hitungannya ada di cara menghitung kapasitas harddisk CCTV.
Kapan harus memanggil teknisi
- Harddisk baru dan sehat tetap tidak terbaca, yang mengarah ke port SATA atau power di papan DVR.
- Rekaman lama sangat penting untuk bukti dan harddisk mulai error, sehingga pemindahan data harus hati-hati.
- DVR sering restart sendiri bersamaan dengan harddisk hilang, tanda catu daya perekam melemah.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah format harddisk di DVR menghapus rekaman?
Ya, semua rekaman di harddisk itu hilang. Jika masih bisa diputar, backup potongan penting ke flashdisk lebih dulu.
Bolehkah memakai harddisk bekas komputer untuk CCTV?
Boleh untuk sementara asalkan kondisinya sehat dan diformat oleh DVR. Untuk pemakaian jangka panjang, harddisk surveillance lebih awet.
Kenapa harddisk terdeteksi lalu hilang lagi?
Biasanya konektor yang kendur, catu daya DVR yang tidak stabil, atau harddisk yang mulai rusak. Periksa kabel dulu, lalu uji harddisk di perekam lain bila memungkinkan.
Bisakah harddisk laptop 2,5 inci dipasang di DVR?
Konektor SATA-nya sama, jadi umumnya bisa terbaca. Masalahnya ada pada dudukan yang tidak pas dan daya tahan harddisk laptop yang tidak dirancang untuk rekaman nonstop. Gunakan hanya sebagai cadangan darurat.
Perlu ganti harddisk atau cek perekam?
Pelanggan di Bandar Lampung, Metro, dan Bandar Jaya bisa membawa perekam ke cabang terdekat atau memanggil teknisi service CCTV kami. Untuk pembaca di kota lain, harddisk surveillance dan DVR pengganti dapat dikirim lewat ekspedisi ke seluruh Indonesia; tanyakan kecocokannya dulu melalui kontak WhatsApp kami, gratis tanpa kewajiban membeli.
Tenang meninggalkan rumah: lihat teras, pintu, dan keluarga langsung dari HP — saat di kantor, di jalan, atau mudik.